Headlines

Serikat Pekerja Pegadaian Desak Direksi Penuhi Hak Mereka

Posted by Unknown | Sabtu, 07 Februari 2015 | Posted in , ,

BMR - Puluhan karyawan PT. Pegadaian (persero) se-Bolmong Raya atas nama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Pekerja Pegadaian Kotamobagu, Sabtu (7/2) kemarin, berhasil membubuhkan tandatangan dalam spanduk bertuliskan "Kami Akan Mogok, Jika Tuntutan Kami Tidak Dipenuhi...!!!!"

Bukan hanya itu saja, terlihat juga mereka mengenakan ikat tangan bertuliskan "Bersatu Lepaskan Belenggu Menuntut Keadilan". Apa sebab demikian? Mereka menuntut Manajemen Direksi PT Pegadaian (persero) agar segera dibayarkan sisa bonus di tahun 2013 yang hanya dibayarkan 85 persen dari total, insentif operasional, dan uang pembayaran pembelian perlengkapan pakaian kerja.

Demikian yang diungkapkan Ketua DPC Serikat Pekerja Pegadaian Kotamobagu, Stenly Uno kepada BOLMONGFOX, kemarin. Dia pun membeberkan beberapa hal yang seharusnya harus dipenuhi oleh manajemen redaksi terutama dalam menyejahterakan karyawan.

"Sisa bonus perusahaan yang dibayarkan hanya 85 persen pada tahun 2013, sedangkan itu telah dianggarkan pada RKAP (rencana kegiatan anggaran perusahaan, red), dan itu harus dibayarkan sepenuhnya," ungkap Stenly usai Rapat Akbar di Aula Kantor Pegadaian Cabang Kotamobagu di Kelurahan Gogagoman, pukul 15.00 Wita, Sabtu (7/2) kemarin.

Dia pun melanjutkaan, mereka akan melakukan gelaran aksi selanjutnya jika tuntutan yang dimintakan kepada Manajemen Direksi, tidak dipenuhi karena Direksi telah melanggar perjanjian.

"Kami akan melakukan aksi mogok kerja apabila tuntutan ini tidak direalisasikan oleh Direksi. Pada prinsipnya Direksi telah melanggar aturan dalam perjanjian kerja bersama (PKB) antara Serikat Pekerja dan Direksi PT. Pegadaian," jelas Stenly.

Dalam spanduk yang ditandatangani 60-an karyawan yang bertugas di wilayah Bolmong Ray, nantinya akan diserahkan ke DPD Serikat Pekerja yang merupakan aksi yang diselenggarakan serentak di seluruh kantor yang tersebar di Indonesia.

"Kami melakukan ini dalam rangka menyelamatkan perusahaan yang telah berjalan baik dari tahun ke tahun, dan telah terkoordinasi mulai dari tingkatan cabang, daerah, hingga pusat. Sesuai dengan visi perusahaan yakni menyejahterakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah," tutur Stenly yang juga karyawan perusahaan yang bergerak di bidang jasa gadai ini.






Peliput: David Sumilat
Editor: David Sumilat

PT BMR Investasi Rp 7 Triliun di Bolmong

Posted by Unknown | Minggu, 01 Februari 2015 | Posted in , ,

Suasana saat pertemuan antara PT BMR bersama Pemerintah Kabupaten Bolmong. (foto:istimewa)
BOLMONG - Rencana Perseroan Terbatas (PT) Bolaang Mongondow Raya (BMR) berinvestasi di Bolmong di tanggapi positif Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Apresiasi ini ditandai dengan rapat bersama di ruangan Asisten III Djek Damopilii, Kamis (29/1) pecan lalu.
Dalam rapat yang di pimpin Sekretaris daerah  Farid Asimim MAP itu, turut di hadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bolmong, Welti Komalig, Wakil Ketua DPR Kamran Muktar, Ketua Komisi A DPR Yusra Alhabsy serta jajaran Dinas Terkait lainya.

Di hadapan peserta rapat tersebut, Direktur Utama PT BMR Van Cuson Sianturi megatakan pihaknya sangat tertarik berinfestasi di Bolmong sebab iklimnya sangat cocok untuk pabrik semen. "Selain ketersediaan bahan baku, Indonesi adalah negara yang paling ideal untuk perusahaan Semen, temasuk sala satunya adalah Bolmong," kata Sianturi.

Ia juga mengatakan kalau perusaahn yang ia pimpin tersebut akan mendirikan Pabrik Semen, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pelabuhan. "Total investasi kami sebesar 700 juta U$ Dolar atau 7,7 Triliun jika nilai tukar Rp. 11 Ribu," jelasnya.

Dikatakanya juga, kalau Perusahaan Konsorsium dari Investor 3 Negara yakni Malaysia, Brunai dan Cina tersebut akan benar serius untuk berinvestasi di Bolmong.  "Saat ini kami sedang melakukan pengurusan ijin Explorasi. Sehingga kalau ijin suda keluar maka Kami akan mulai melakukan surfei lokasi untuk uji sample dan Luas lahan yang akan dieksploitasi untuk batu Gamping 2200 hektar, dan batu Lempung 1200 hektar, sekarang ini dalam tahap eksplorasi,"katanya lagi.

Sementara itu, Asisten II PemKab Bolmong,  Drs Djek Damopolii, mengatakan hadirnya Insvestor di Bolmong merupakan peluang bagi calon tenaga kerja. Dimana, perusahaan pasti akan merekrut tenaga dari daerah.  "Warga harus dukung Investor karena sunggu sangat menguntungkan masyarakat,"pungkasnya.

Hal berbeda dikatakan Wakil Ketua DPRD Bolmong Kamran Muktar, Investor yang hadir di Bolmong harus dikaji secara mendalam oleh Pemerintah. Apalagi, Investor yang bergerak dibidang Semen. Sebab PT Semen yang Pabriknya berlokasi di desa Solog Kecamatan Lolak, sejak kepemimpinan Bupati sebelumnya sampai dengan sekarang ini tak jalan.  "Jangan sampai investor tersebut hanya datang untuk menipu dan menjadikan lahan pencarian untuk dijadikan Modal mereka dijamin ke Bank,"pintah Kamran.





Peliput: Adri Paputungan
Editor: Sumitro Dolot

Pemerintah: Tak Ada Perubahan Harga BBM di Februari

Posted by Unknown | | Posted in , ,

SPBU.
PEMERINTAH memutuskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah penugasan di luar Jawa-Madura-Bali, terhitung sejak tanggal 1 Februari 2015, dinyatakan tetap alias tak berubah.

Hal ini terkait kebijakan pengumuman harga BBM setiap satu bulan sekali menyusul harga BBM premium dilepas dengan harga pasar dan harga solar menggunakan skema subsidi tetap Rp 1.000 per liter, mulai 1 Januari 2015.

Sebagaimana dilansir detik.com, ketentuan harga ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015.

Rinciannya sebagai berikut (harga di luar Jawa-Madura-Bali):
    Minyak tanah (Kerosene) Rp 2.500/liter (termasuk PPN),
    Minyak solar (Gasoil) Rp 6.400/liter (termasuk PPN dan PBBKB),
    Bensin RON 88 Rp 6.600/liter (termasuk PPN dan PBBKB).

Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan beberapa aspek, antara lain untuk menjaga kestabilan pengelolaan harga dan logistik, menjaga ruang fiskal, serta membuka kesempatan bagi PT Pertamina untuk lebih mengembangkan infrastruktur minyak dan gas bumi nasional.

Antisipasi terhadap fluktuasi harga minyak dunia juga menjadi pertimbangan selain juga untuk mulai menyiapkan pembangunan cadangan stok nasional sebagaimana disarankan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR).

"Sejalan dengan rekomendasi DEN dan Komisi VII DPR, tren menurunnya harga minyak ini kita tangkap sebagai peluang untuk membangun cadangan stok BBM Nasional," ujar Menteri ESDM, Sudirman Said dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/2/2015).

Adapun untuk menjaga akuntabilitas publik, auditor pemerintah maupun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dilibatkan. Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan selisih-lebih dari harga jual eceran.

"Kebijakan seperti ini bagus bagi kita," kata Sudirman.

“Selain bisa memahami bahwa harga BBM bisa naik, turun, atau tidak berubah, masyarakat juga semakin teredukasi dan turut memikul tanggung jawab atas beban riil energi yang dikonsumsinya," kata Sudirman.

Seperti diketahui pada Senin (19/1/2015) lalu, mulai pukul 00.00, pemerintah telah menurunkan harga BBM jenis premium dan solar masing-masing Rp 6.600 dari sebelumnya Rp 7.600 per liter dan Rp 6.400 dari sebelumnya Rp 7.250 per liter. Harga ini diumumkan oleh Presiden Jokowi 2 hari sebelum penurunan harga atau 16 Januari 2015. (dtc)

Harga Emas Lanjutkan Kenaikan di Awal Tahun

Posted by Unknown | Senin, 05 Januari 2015 | Posted in , ,

Emas batangan (reuters)
HARGA emas kembali menguat pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Reli harga emas di tahun baru berlanjut menjelang rilis pada pekan ini mengenai data ekonomi terkait rekrutmen tenaga kerja AS bulan Desember.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 6 Januari 2015, harga kontrak emas untuk pengiriman Februari naik US$6 (0,5 persen) ke level US$1.192,30 per ounce.

Pada sesi sebelumnya, harga emas rebound dalam perdagangan yang fluktuatif. Namun, kinerja emas yang cukup positif untuk mengawali transaksi di tahun baru ini tidak cukup untuk menutup kerugian minggunya pada pekan lalu. Pada Jumat akhir pekan lalu tercatat emas menutup tahun dengan kerugian mingguan sebesar 1,5 persen.

Tetapi di sisi lain, para pialang berharap pada laporan ketenagakerjaan dan hasil rapat forum para pejabat Federal Reserve yang akan diumumkan Jumat mendatang dapat memberikan kabar menggembirakan bagi pasar logam mulia.

Pasar Domestik
Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, PT Antam Tbk, melaporkan bahwa harga emas batangan pada transaksi hari ini, Selasa 5 Januari 2015, bergerak naik.

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp530 ribu untuk ukuran 1 gram, atau sama naik Rp5.000 dibandingkan level perdagangan sebelumnya, Senin 5 Januari 2015.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.505.000, ukuran 10 gram Rp4.960.000, ukuran 25 gram Rp12.325.000, ukuran 50 gram Rp24.600.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.150.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.750.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp245.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga dipatok pada level Rp480.000 per gram, atau naik Rp7.000 dibandingkan dengan level transaksi sebelumnya. (vvn)

Harga Bensin Turun, Ada Eceran Masih Pakai Harga Lama

Posted by Unknown | Kamis, 01 Januari 2015 | Posted in , , ,

Ilustrasi bensin eceran.
KOTAMOBAGU – Terhitung awal tahun 2015, Kamis (1/12/2015), Pemerintah Pusat telah resmi mengumumkan turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebelumnya dari Rp8.500 kini menjadi Rp7.600. Sehingga, secara otomatis penurunan harga juga akan berlaku pada para penjual eceran, atau sering disebut "Depot Pertamini".

Namun, terdapat sejumlah depot yang ada di wilayah Kotamobagu, yang hingga kini belum menurunkan harga, dengan alasan para pengecer belum mengetahui kalau harga BBM sudah turun.

"Ini baru wacana pemerintah pusat, dan belum diterapkan. Jadi masih menjuah dengan harga Rp10 ribu,” kata Harry Mamonto, salah satu penjual bensin eceran.

Sementara, pantauan berikutnya, depot lain sudah menurunkan harga sesuai dengan jumlah penurunan harga pemerintah. "Sudah diturunkan, kan sekarang turunnya Rp900. Jadi kami bulatkan saja menjadi Rp1.000. Jadi per liter untuk eceran sudah Rp10 ribu," ungkap Fani, penjual bensin eceran di Motoboi Kecil.





Peliput: Ebby Makalalag
Editor: David Sumilat

Premium Jadi Nonsubsidi, Harga Rp7.600 Per Liter

Posted by Unknown | Rabu, 31 Desember 2014 | Posted in , ,


PEMERINTAH mengubah skema subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diberikan ke masyarakat. premium sudah tidak disubsidi pemerintah, subsidi hanya diberikan kepada solar dan minyak tanah paling besar Rp1.000 per liter.

Di kantor kementerian koordinator bidang perekonomian, Rabu 31 Desember 2014, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengungkapkan bahwa ada tiga jenis BBM yang ditetapkan. BBM dengan jenis tertentu yang disubsidi, BBM khusus penugasan dan BBM umum.

Dirinya menjelaskan, solar masuk BBM yang disubsidi, kemudian BBM khusus penugasan, yaitu premium yang didistribusikan ke wilayah-wilayah tertentu khususnya di luar Jawa. Sementara itu, premium yang dijual selain di daerah penugasan harga sesuai dengan harga pasar.

"Pemerintah tidak beri subsidi tapi biaya penugasan," ujarnya.

Dengan skema baru tersebut, ditetapkan, harga BBM yang akan mulai berlaku pada bulan Januari 2015, yaitu minyak tanah dipatok tetap Rp2.500 per liter dan solar dari Rp7.500 menjadi Rp7.250.

"Premium RON 88, itu Rp 7.600 untuk BBM penugasan dan BBM umum," ungkapnya.

Dirinya mengatakan, untuk sementara BBM penugasan dan BBM umum ditentukan harganya oleh pemerintah pusat. Nantinya setiap bulan akan berubah salah satunya sesuai dengan pajak BBM yang ditetapkan di setiap daerah.

Perhitungan harga BBM setiap bulannya berdasarkan kurs rupiah dengan harga minyak selama satu bulan sebelumnya. "Setiap bulan nantinya akan ada harga baru," tegasnya. (vvn)

Harga BBM Turun, Besok Diumumkan

Posted by Unknown | Selasa, 30 Desember 2014 | Posted in , ,

HARGA bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dipastikan turun. Pemerintah akan mengumumkan kebijakan terkait subsidi besok, Rabu 31 Desember 2014. Kebijakan itu mencakup penerapan subsidi tetap dan penurunan harga BBM bersubsidi, yang akan diterapkan mulai 1 Januari 2015.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil di kantornya, Selasa 30 Desember 2014, mengungkapkan kemungkinan besar yang akan mengumumkan kebijakan tersebut adalah Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said.

"Kalau berita baiknya ada penurunan harga (BBM), ya tidak harus Presiden yang mengumumkan," ujarnya.

Sofyan mengatakan, hari ini paket kebijakan tersebut akan difinalisasi. Sehingga, diharapkan sudah cukup merespons kondisi global yang terjadi saat ini, khususnya terus anjloknya harga minyak dunia.

"Prinsipnya saja, sesuai dengan perkembangan harga minyak dunia, tentu ada juga penyesuaian supaya pemerintah fair terhadap masyarakat," tuturnya.

Kebijakan ini, menurutnya, akan berlaku untuk semua jenis BBM bersubsidi, baik Premium, minyak tanah dan Solar. "Jadi, yang tiga inilah yang akan kita keluarkan kebijakan besok itu," katanya.

Terkait dengan penerapan subsidi tetap per liter, dia berharap dapat memperluas ruang fiskal pemerintah, agar pembangunan infrastruktur secara besar-besaran yang menjadi target pemerintah saat ini dapat terwujud.

"Ya, selama kita masih alokasikan subsidi, ya tidak ada masalah kan. Dengan kebijakan seperti ini, nanti subsidi yang dikelaurkan lebih terukur," kata Sofyan. (vvn)

Impor Dibatasi, Pengusaha Takut Harga Daging Tembus 150.000/Kg

Posted by Unknown | Minggu, 21 Desember 2014 | Posted in ,


NASIONAL -Importir daging sapi harap-harap cemas dengan kebijakan baru pembatasan kuota impor daging sapi. Aturan ini ditakutkan pengusaha membuat harga daging sapi meroket hingga Rp 150.000/kg.

Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simajorang mengungkapkan, fenomena tingginya harga daging hingga Rp 150.000/kg terjadi di 2012. Saat itu kuota impor daging sapi dibatasi hanya 38.000 ton, dengan asumsi jumlah sapi lokal saat itu 14,8 juta ekor.

"Kami resah, dunia usaha takut harga daging sapi bergejolak seperti 2012 lalu, bisa tembus Rp 150.000/kg," ungkap Sarman saat berdiskusi dengan media di Warung Daun Cikini, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Padahal menurut Sarman, kebijakan saat ini yaitu pembebasan izin impor tanpa kuota, baik daging sapi maupun sapi hidup (bakalan dan sapi siap potong) sudah tepat. Tidak perlu lagi adanya perbaiki mekanisme berupa pembatasan kuota impor.

"Kami lihat sangat kondusif, namun kami khawatir kembali, Kementan ingin mengubah sistem bagus ke sistem kuota," imbuhnya.

Kebijakan pembatasan kuota impor daging sapi sudah diketauhi oleh para importir. Alasannya, hingga saat ini rekomendasi izin impor belum dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan, atas dasar belum adanya rincian teknis dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Padahal di tahun sebelumnya, izin Surat Persetujuan Impor (SPI) untuk jatah impor daging sapi kebutuhan Januari hingga Maret 2015 di minggu pertama Desember.

"Kementan ingin memberikan kuota. Sampai saat ini izin rekomendasi masih tertahan dan kita gelisah. Permen 46 mau diubah menjadi sistem kuota," katanya. (dtc)

Warung Kopi "Merah Putih" Semakin Digandrungi

Posted by Unknown | Rabu, 17 Desember 2014 | Posted in , ,

Pengunjung Warung Kopi "Merah Putih"
KOTAMOBAGU - Warung Kopi "Merah Putih" semakin digandrungi berbagai kalangan. Mulai dari anak muda, orang dewasa bahkan para aktivis dan jurnalis. Mereka para penikmat kuliner kini betah duduk berlama-lama sambil menikmati makanan dan minuman yang disajikan.

"Kami tidak menyangka pengunjung yang datang begitu antusias dan kami sangat puas," tutur sang pemilik Supriadi Suwikromo kepada BOLMONG FOX, Sabtu (13/12/2014) lalu.

Menyajikan menu yang sudah akrab di kalangan penikmat kuliner dan tempat serta suasana nyaman adalah suguhan dari warung kopi ini. "Di sini kami menyajikan minuman dan menu yang sudah akrab dengan penikmat kuliner sekaligus dengan harga murah meriah," ungkap Pria, sapaan akrabnya.

Dimanjakan dengan alunan live musik, para pengunjung dapat menyalurkan hobi tarik suara gratis diringi keyboardis yang familiar dan murah senyum. "Saya sangat senang dengan banyak pengunjung yang menyanyi dan saya dapat banyak teman baru di Warung Kopi 'Merah Putih'," beber Abo' sang keyboardis.

Dengan sudah dekatnya perpisahan tahun 2014 ini, Warung Kopi "Merah Putih" sudah merencanakan program untuk tutup tahun 2014.

"Pada moment akhir tahun 2014 ini, kami akan membuat program tutup tahun dan menyambut tahun baru 2015, dan bagi penikmat kuliner yang ingin nongkrong, silahkan datang di Warung kami," pungkas Pria.







Peliput: Robby Paputungan
Editor: David Sumilat   

BPJS Melayani Masyarakat dengan Maksimal

Posted by Unknown | Selasa, 16 Desember 2014 | Posted in , ,

Kepala Layanan Operasional BPJS Bolmong Raya Rivoldi Motoh
KOTAMOBAGU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini lebih sederhana dan dekat dengan masyarakat. Tak luput, berbagai kerjasama dengan pemerintah daerah khususnya Kota Kotamobagu, memberi kenyamanan dalam menjamin kesehatan masyarakat.

"Untuk masuk menjadi pengguna fasilitas BPJS sangatlah sederhana, dengan mendaftar dan mengisi formulir di kantor BPJS. Kalau di Bolmong Raya, masyarakat bisa datang di Kelurahan Molinow," beber Rivoldi Motoh Kepala Layanan Operasional BPJS Bolmong Raya kepada BOLMONG FOX, Selasa (16/12/2014).

Pihak BPJS berusaha dengan pelayanan yang maksimal supaya masyarakat bisa terlayani. "Sudah ada beberapa rumah sakit di Bolmong Raya yang sudah bekerjasama dengan kami sehingga masyarakat bisa terlayani dengan fasilitas BPJS dan apotek yang sudah bekerjasama, yaitu Apotek pembantu Rumah Sakit Datoe Binangkang dan Apotik Kimia Farma," ungkap Rivoldi.

Sekarang, lanjut Rivoldi, Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) sudah bekerjasama dengan kantor Dinas Sosial. "Untuk masyarakat miskin yang ingin ikut program BPJS dapat menghubungi kantor lurah setempat dan kemudian mendaftar ke Dinas Sosial," tutur Rivoldi Motoh.

Meskipun demikian, akunya lagi, masih banyak masyarakat yang belum membayar premi BPJS per bulan. "Padahal premi yang dibayarkan sangatlah murah dan terjangkau," pungkas Rivoldi Motoh.







Peliput: Robby Paputungan
Editor: David Sumilat   




Jual Semen Bangunan di Atas HET, Bakal Disanksi

Posted by Unknown | Senin, 15 Desember 2014 | Posted in ,

Ilustrasi bongkar muat semen bangunan.
KOTAMOBAGU – Sanksi tegas siap diberlakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindag-PM) Kota Kotamobagu, bagi sejumlah toko yang menjual bahan bangunan dengan harga enceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan oleh Pemerintah.

Kepala Disperindag-PM Kotamobagu Herman Aray saat dikonfirmasi BOLMONG FOX di ruangannya, Senin (15/12/2014) menjelaskan, untuk wilayah Kotamobagu, penjualan semen bangunan masih berkisar Rp85 ribu dari harga yang ditentukan pemerintah, sebesar Rp70 ribu.

"Harga ini masih dibilang normal, sebab untuk wilayah Sulawesi Utara masih mengalami kelangkaan semen bangunan, dari sejumlah toko yang ada di Kotamobagu, itu hanya ada dua toko yang bisa mengambil langsung semen di Daerah Bitung,” ujar Aray.

Herman pun mengimbau kepada pemilik toko agar jangan menjual pada harga di atas Rp90 ribu, dan melakukan penimbunan akibat dari kelangkaan semen bangunan saat ini. “Dari Disperindag akan melakukan pemantauan terus di tiap-tiap toko yang ada, dan bila ada yang menaikkan harga, maka akan dilakukan pemanggilan dan akan diberikan pembinaan langsung,” tegas Aray.




Peliput: Ebby Makalalag
Editor: David Sumilat

Paska Kemarau Panjang, Harga 'Rica Solebe Pidis'

Posted by Unknown | Selasa, 11 November 2014 | Posted in , ,

Ilustrasi pedagang cabe
KOTAMOBAGU – Paska musim kemarau panjang yang melanda wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), mengakibatkan melonjaknya harga cabe di pasaran. Betapa tidak, pantauan Bolmong Fox di sejumlah pasar tradisional Kotamobagu, harga cabe yang sebelumnya Rp 5 ribu semangkuk, kini naik menjadi Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu. Sedangkan harga per-kilogram sebelumnya Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu, kini sudah melonjak kisaran 100 persen yakni Rp 40 ribu.
Meski demikian, konsumen pun terpaksa harus membeli dengan harga demikian. Karena cabe merupakan salah satu bahan pokok yang mau tidak mau menjadi konsumsi rutin masyarakat setiap hari.
Seorang pedagang kaki lima penjual cabe, yang diwawancarai saat berdagang di Pasar Serasi Kotamobagu, mengatakan bahwa meski mengalami kenaikan, ia tetap bersemangat berdagang cabe.
“Kami tetap semangat menjualnya, karena cabe adalah bahan pokok dasar masakan dapur. Jadi meski harganya naik, tetap diminati pembeli,” kata pedagang tersebut yang biasa dipanggil Ibu Tiara , warga komangaan Kecamatan Bolaang, Senin (10/11) kemarin.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) Kotamobagu, Herman Josephus Aray SIP, melalui Kepala Seksi Metrologi Pengawasan dan Pengendalian Harga, Rusman Pollo SE, ketika dikonfirmasi mengatakan, kenaikan harga cabe ini disebabkan oleh musim kemarau panjang yang melanda wilayah BMR baru-baru ini. Sehingga, mengakibatkan banyak tanaman cabe yang kering dan layu akibat kemarau tersebut.
“Jadi meski saat ini sudah musim hujan, tapi tanaman cabe sudah lebih dulu kering dan layu saat musim kemarau silam. Sedangkan untuk harga pasar yang ada di data kami, cabe merah besar Rp 22 ribu per kilo, cabe keriting Rr 23 ribu, dan cabe rawit Rp 22 ribu,” ungkap Ruman Pollo SE.

Kendati demikian, ia mengaku akan terus melakukan pantauan harga pasar setiap saat.
“Kami akan terus melakukan pantauan terhadap harga pasar, bukan hanya cabe, tapi semua harga sembako. Karena jika BBM naik, dipastikan harga ini akan mengalami kenaikan lagi. Apalagi saat ini juga sudah memasuki akhir tahu yakni perayaan Natal dan Tahun Baru,” tukasnya. 


Peliput : Nancy Kawuwung, Ebhy Makalalag
Editor : Meiki Laoh

Stok Solar Berkurang, Mobil Diesel Menjerit

Posted by Unknown | Kamis, 16 Oktober 2014 | Posted in ,

KOTAMOBAGU- Usai pembatasan jam pengisian bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar yang diterapkan oleh pemerintah yakni berlaku hanya pagi pukul 08.00 Wita dan berakhir pada pukul 18.00 Wita, kini ditambah lagi dengan kuota yang dikurangi juga.

Terpantau saat BOLMONGfox menyambangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
 Mongkonai yang berada di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kamis (16/10). Menurut mereka, stok yang disalurkan pihak PT. Pertamina sudah berkurang dibandingkan dengan sebelumnya.

"Mobil tangki berisi minyak solar yang masuk di SPBU ini setiap paginya dibatasi hanya 8 ribu liter," ucap Ading, petugas SPBU di Mongkonai.

"Itu pun untuk pengisian dump truk dibatasi," tambahnya lagi.

Yang mengherankan, saat ini masih ada pedagang BBM eceran yang menjual minyak solar dengan harga per galon yang berwadah 5 liter dengan harga Rp40 ribu. Padahal, sebenarnya bagi pengecer sudah tidak diperkenankan untuk melakukan pengisian di SPBU.

"Di SPBU ini kami tidak melayani kendaraan yang berulang kali melakukan pengisian BBM," ungkap Eka salah satu petugas di SPBU Matali, saat di temui di tempat berbeda.

Dengan pembatasan kuota BBM khususnya solar, ditambah dengan berbanding dengan banyaknya kendaraan yang membutuhkan solar, sangat menyulitkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel.

"BBM solar yang di SPBU ini, masuk pada pukul 08.00 Wita , dan pada pukul 14.00 Wita sudah habis," tutup Eka Putra.




Peliput: Robby Paputungan
Editor: David Sumilat
Foto: Foto SPBU Mongkonai saat kehabisan BBM Solar. (robbypaputungan)

 

TK Adampe Dolot Menggambar di Dealer Honda

Posted by Unknown | Selasa, 14 Oktober 2014 | Posted in

KOTAMOBAGU - Taman Kanak-kanak (TK) Adampe Dolot Kelurahan Molinow mendapat kesempatan dalam lomba mewarnai yang digelar PT Nusantara Surya Sakti (NSS) cabang Molinow yang merupakan dieler resmi pemasaran produk kendaraan roda dua bermerek Honda. Puluhan siswa TK ini sangat antusias dalam mewarnai gambar yang telah disediakan panitia bertemakan showroom even Honda.

"Kami mengadakan showroom even ini untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak, memotivasi orang tua untuk bisa mendidik anak serta ajang promosi dan pemasaran," jelas Sudiro Amparodo kepada BOLMONGfox Selasa (14/10).

Keceriaan anak-anak yang juga dimeriahkan oleh badut serta berbagai hadiah, uang tunai bagi peserta lomba dan langsung diserahkan oleh perwakilan perusahaan ini merupakan bukti kepedulian mereka terhadap pendidikan generasi muda.

"Disamping berbisnis, kami pihak perusahaan sangat peduli dan peka terhadap pendidikan generasi muda, karena dengan even ini terlahir dan melatih mereka untuk mengembangkan bakat yang terpendam," ungkap Sudiro dengan antusiasnya.

Sudiro pun menjelaskan keunggulan lainnya yang sedang dipromosikan oleh perusahaan tersebut untuk menarik minat beli masyarakat. "Program lain yakni beli motor Honda gratis SIM, voucher uang muka, dan plat nomor langsung keluar, promo ini masih berlaku," tutup Amparodo.



Peliput: Robby Paputungan
Editor: David Sumilat
Foto: Siswa TK Adampe Dolot saat menerima hadiah      

BRI Gelar Undian Simpedes Berhadiah

Posted by Unknown | Senin, 13 Oktober 2014 | Posted in , ,

Suasana saat proses undian berlangsung, F:Robby B-Fox

KOTAMOBAGU - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kotamobagu, sebagai salah satu bank terbesar di seluruh wilayah Indonesia, Senin (13/10) kemarin, menggelar undian simpedes berhadiah. Berbagai hadiah menarik disajikan dalam kegiatan tersebut, bahkan hadiah utama sebuah mobil Suzuki Splash dan lima buah motor. Terdapat juga hadiah lainnya berupa elektronik berupa TV, kulkas, mesin cuci dan lain-lain.
Sedikitnya seratus nasabah peserta undian datang memeriahkan acara tersebut.
Para pemenang langsung diumumkan dan disaksikan oleh Sekertaris Kecamatan Kotamobagu Barat Mahmud Soleman dan sejumlah pejabat lainnya, termasuk mantan Kapolsek Posigadan Iptu Amaldin Mahmud.
Perebutan undian hadiah utama berhasil diraih oleh salah satu peserta undian asal Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Dimana ia berhak membawa pulang 1 buah unit mobil Suzuki Splash.
Tidak hanya itu, Pimpinan BRI Cabang Kotamobagu Teguh Jhony Purwanto, juga menggelar quiz, dengan hadiah langsung berupa uang tunai.
Kepada BolMong Fox, seorang karyawan BRI  yakni Ita Kombo, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program BRI tahunan. “Untuk nama-nama seluruh pemenang undian nanti akan diumumkan secara serentak setelah ada pengesahan dari Pimpinan Kepala Cabang BRI Cabang Kotamobagu dan Instansi tekait,” katanya.



Peliput    : Robby Paputungan
Editor    : Meiki Laoh

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban Tembus Rp17 Juta

Posted by Unknown | Jumat, 03 Oktober 2014 | Posted in ,

KOTAMOBAGU - Mendekati H-1 hari raya Idul Adha 1435 Hijriah, yang telah ditetapkan pemerintah jatuh pada hari Minggu (5/10) melalui Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI, harga hewan kurban mulai merangkak naik.

Meskipun demikian ada beberapa pembeli tidak melihat dengan nilai penjualan yang begitu tinggi. Begitu juga para penjual hewan kurban, dengan optimis mematok harga yang terbilang sangat fantastis bagi masyarakat menengah ke atas di Kota Kotamobagu terutama dalam mencapai tuntunan ibadah kurban bagi yang telah siap berkurban.

Untuk hewan kambing sendiri, dari informasi yang dirangkum, kebanyakan diambil dari perbatasan antara Propinsi Gorontalo dengan Propinsi Sulawesi Tengah. Menurut satu di antara penjual kambing kurban, diakui hewan yang diambil bukan dari daerah setempat.

"Kami mengambil kambing kurban ini di Desa Popayato, Molosipat, dan Moutong," ungkap Burhan Adam, penjual kambing yang saat ini mangkal di emperan jalan Adampe Dolot, Kelurahan Mogolaing.

Menurutnya, rata-rata harga yang dipatok bervariasi, antara Rp3 juta sampai Rp4 juta-an per ekornya dilihat dari besar kecilnya hewan kurban tersebut.

"Kambing yang saya jual seluruhnya berjumlah 57 ekor, hari ini, hanya tinggal 4 ekor saja. Berarti minat pembeli masih tinggi untuk berkurban," jelas Burhan Adam kepada BOLMONGfox, Jumat (3/10).

Berbeda dengan di pasar hewan, kambing yang dijual berbanderol Rp2,5 juta sampai Rp3 juta per ekor. Sedangkan hewan kurban sapi dipatok dengan harga Rp12,5 juta sampai dengan Rp17,5 juta per ekor. Itu pun stok sapi yang tersedia sudah tinggal sedikit.

"Contoh seperti sapi ini, total seluruh dagingnya dengan berat 125 kilogram, harganya Rp12,5 juta per ekor," ungkap Ono Rajak, seorang penjual sapi yang bertempat tinggal di kawasan pasar hewan  dengan akrabnya.   

Dengan demikian bisa diukur daya beli masyarakat di Kota Kotamobagu masih dapat dibilang begitu tinggi. Apalagi, menurut penuturan sejumlah pedagang sapi, ada pengawasan dari Dinas Peternakan Kotamobagu yang mendatangkan mantri hewan, untuk memeriksa hewan-hewan qurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat yang akan merayakan hari raya tahun ini.




Peliput: Robby Paputungan.
Editor: David Sumilat.
Foto: Penjual hewan kurban di emperan jalan Kelurahan Mogolaing/robbypaputungan.

Negara-negara Maju Tidak Ingin Indonesia Swasembada Pangan

Posted by Unknown | Sabtu, 21 Juni 2014 | Posted in ,

JAKARTA - Ada alasan lain mengapa Indonesia hingga saat ini masih
bergantung pada impor produk pangan. Salah satu alasannya adalah,
kebijakan yang dikeluarkan negara-negara maju yang tergabung di dalam
OECD (Organization for Economic Co-operation and Development). Kebijakan
itu membuat Indonesia tidak bisa lepas dari impor pangan.

"Negara-negara maju tidak menginginkan kita swasembada pangan. Negara
OECD menginginkan kita sebagai negara tergantung kepada mereka. Itu ada
dokumen resminya," papar Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian
Indonesia (PSPI) Arif Satria, saat berdiskusi di rumah makan kawasan
Cikini, Jakarta, Sabtu (21/6/2014).

Menurut Arif, sejumlah negara maju yang tergabung di OECD, antara lain
Amerika Serikat dan Australia, sengaja membidik Indonesia sebagai pasar
produk pertanian mereka.

"Negara maju inginkan produk-produknya diproduksi menjadi sesuatu yang
bisa dikonsumsi di sini. Mereka tidak rela kalau kita bisa swasembada
sapi, swasembada beras. Mereka menginginkan kita impor terus," imbuhnya.

Ia berharap presiden baru ke depan harus berani memotong mata rantai
kebijakan ini. Jangan sampai kebijakan ini akan membuat para petani di
Indonesia terus mengalami tekanan dan persaingan dengan membanjirnya
produk-produk impor.

"Kita harus setop ketergantungan kita itu. Kita potong jalur-jalurnya
itu. Kita perlu pemimpin yang berani yang melawan kita," tegasnya.(dtc)

Popular Posts