Headlines

Pemuda BMR Dorong MMS dan YSM di Pilgub Sulut

Posted by Unknown | Senin, 30 Maret 2015 | Posted in , ,

Marlina Moha Siahaan bersama Yasti Soepredjo Mokoagow

KOTAMOBAGU – Nama dua politisi wanita BMR, Marlina Moha Siahaan (MMS) dan Yasti Soepredjo Mokoagow (YSM) mengemuka dalam diskusi pemuda yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlangsung di Cafรฉ Korot, Kotamobagu, Sabtu (28/3) akhir pekan lalu.
Dalam diskusi bertajuk “Posisi Pemuda Bolaang Mongondow Raya  dalam Pusaran Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2015”, kedua srikandi tersebut dinilai layak didorong bersama untu
k maju di Pilgub Sulut sebagai keterwakilan BMR.
Dari pantauan BOLMONG FOX, diskusi tersebut condong membicarakan kesatuan politik rakyat BMR untuk mendukung calon gubernur dari daerah Totabuan, hingga menyimpulkan dua nama tadi sebagai representasi seluruh lapisan masyarakat.
Tidak ada resistensi terhadap dua figur ini sebab disadari baik MMS maupun YSM memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk memajukan BMR jika terpilih nanti. Hanya komitmen dari semua pihak yang dituntut untuk bersama-sama mengamankan keputusan tersebut.
"Jangan sampai ketika telah disepakati, malah dikhianati bersama," singgung politisi muda Boltim, Chandra Modeong.
Diskusi ini sendri dihadiri sejumlah tokoh BMR yang populer dimata publik, antara lain, Aditya Anugerah Moha atau akrab disapa ADM, dan Yasti Soeprejo Mokoagow (YSM) di mana keduanya adalah anggota DPR-RI, Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, Abdul Kadir Mangkat (AKM) Wakil Ketua DPRD Bolmong, Kamran Muchtar Podomi, Wakil Ketua DPRD Bolmong, Anugerah Chandra Beggy Gobel dan Herry Frangky Coloay anggota DPRD Kotamobagu, serta para aktivis pemuda se BMR. Turut hadir pula Ketua KNPI Sulut, Jackson Kumaat (Jacko) yang juga adalah Ketua Partai Demokrat Manado.


Peliput: Iceq Lasupu
Editor; Moh Zaputra Tohis

Pengurus Golkar Bolsel Bakal Dirombak

Posted by Unknown | Jumat, 20 Maret 2015 | Posted in , ,




Syachrial: Iskandar Kamaru Jadi Plt
Syachrial Damopolii.

BOLSEL – Kisruh partai Golkar pasca penetapan Kemenkumham soal keabsahan partai versi Munas Ancol (Baca: kubu Agung Laksono) dampaknya makin terasa di daerah. Kepengurusan Loyalis Abu Rizal Bakrie (baca: Munas Bali) di DPD I dan II mulai digoyang. tak terkecuali di wilayah paling selatan BMR, Bolsel.
Terbaru, kepengurusan PG Agung Laksono dikabarkan telah memberikan legitimasi untuk melakukan perombakan pengurus DPD II Bolsel yang saat ini dipimpin Abdul Razak Bunsal. Belakangan, informasi ini dibenarkan Koordinator Daerah (Korda) Bolmong Raya, DPD I PG Sulut versi Munas Ancol, Syachrial Damopolii.
"Rencananya kita akan menunjuk Iskandar Kamaru untuk menjadi Plt Ketua Partai di Bolsel dan Reiner Ointu sebagai Korwil Bolsel dari DPD I PG Sulut," ujar dia, Kamis (19/3) melalui telepon genggam, sembari menyebut kemungkinan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II PG Bolsel akan dilaksanakan bulan April mendatang.
Mantan Ketua DPR Sulut dua periode ini juga mengatakan bahwa tetap akan mengakomodir anggota dan pengurus lama. “Hanya kepengurusannya yang akan dirubah. Tidak ada pecat-memecat kecuali tidak mau mengakui kepengurusan yang baru ini, tentunya ada konsekuensi partai," jelas Syachrial.
Abdul Radjak Bunsal yang dikonfirmasi terpisah belum mau menanggapi banyak soal perombakan ini. "Kita tunggu perkembangan selanjutnya," terang Bunsal yang juga menjabat wakil ketua Dekab Bolsel.
Iskandar Kamaru yang dimintai tanggapan soal ini mengaku siap jika nantinya ditunjuk sebagai Plt. "Saya masih menunggu SK. Jika sudah ada maka semua perintah partai akan dijalankan termasuk mengakomodir semua anggota dan kader PG," ungkap Kamaru.



Peliput: Febby Manoppo
Editor: Tonny Damopolii

Pilkada Serentak 9 Desember, Ini Tahapannya

Posted by Unknown | Rabu, 11 Maret 2015 | Posted in , ,

Penggambaran
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) memaparkan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) s
erentak yang akan digelar pada 9 Desember 2015. Berikut penetapan Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih diumumkan pada 29 Februari 2016.
Sedangkan untuk penetapatan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan dilakukan pada 1 Maret 2016.
Dalam uji publik Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), jadwal tersebut telah dimasukkan dalam draf PKPU. "KPU mengusulkan tanggal 9 Desember 2015. DPR rekomendasinya bulan Desember," kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (11/03).
Sebelumnya, KPU memiliki dua pilihan waktu pemungutan suara pilkada untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota. Yakni 2 Desember dan 9 Desember 2015.
"Tapi dalam draf sudah mematok 9 Desember 2015," kata Husni.
Adapun tahapannya dimulai dengan Penyusunan PKPU selama dua bulan, Februari-Maret 2015.  Lalu pembentukan PPS dan PPK bulan April - Mei 2015. Terhitung mulai April juga, mulai diadakan sosialisasi bimbingan teknis. Sedangkan bulan Juni diagendakan untuk penyerahan dukungan calon pasangan perseorangan.
Berikut, tanggal 22-24 Juli 2015 pendaftaran pasangan calon dan penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus 2015.
Sedangkan Masa kampanye dimulai setelah penetapan calon selesai atau sampai desember jelang pemilihan. Kemudian pada bulan Oktober 2015, dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dan terakhir, Pilkada serentak digelar 9 Desember 2015.
"Dalam Uji Publik PKPU ini, yang menjadi perhatian KPU adalah pemutakhiran data dan daftar pemilih," ujar Husni.
Adapun uji publik ini dilakukans elama dua hari, yakni Rabu dan Kamis hari ini.
Dalam Uji Publik tentang Rancangan PKPU akan membahas tiga hal pokok yaitu pertama Tahapan, Program  dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan, Kedua Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilihan serta Pencalonan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati,  Walikota dan wakil Walikota.
"Kami berharap pada pertemuan uji publik ini bisa memberi masukan yang berarti kepada KPU dari Partai Politik dan LSM" ujarnya.
Uji Publik mengenai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota sendiri akan digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis, 11-12 Maret 2014.(vvn/*)

Maya Rumantir Dulang Dukungan

Posted by Unknown | Minggu, 22 Februari 2015 | Posted in , ,

Maya Rumantir.
BMR – Pasca disahkannya Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang (Perppu) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), yang secara otomatis diterimanya kembali usulan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung beberapa waktu lalu, sinyal untuk mengusung calon pemimpin baru pada daerah yang dalam waktu dekat ini akan digelar Pilkada semakin menguat.

Di Sulawesi Utara, masyarakat bahkan mulai menjagokan beberapa tokoh. Apa Pasal? Hajatan Pemilihan Gubernur Provinsi Sulut yang terencana bakal digelar akhir tahun 2015 ini, berbagai elemen masyarakat mulai terang-terangan menyuarakan dukungannya kepada tokoh yang menjadi pilihan hati masing-masing atau pun suatu komunitas.

Dari sejumlah nama yang menyeruak di tengah masyarakat, Maya Rumantir, yang notabene merupakan Senator utusan Sulawesi Utara ini, ternyata mengambil perhatian lebih dari yang lainnya. Pantauan BOLMONG FOX kepada sejumlah elemen masyarakat, khususnya di Bolaang Mongondow Raya (BMR), ternyata mantan artis tenar di tahun 80-an ini, mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen, baik dari tokoh pemuda, masyarakat, maupun politik.

Seperti yang disampaikan Muhammad Julianto, tokoh pemuda BMR, menyampaikan kekagumannya yang berawal dari aktifitas sosial kemasyarakatan yang di lakukan Maya Rumantir. Dia pun mengutarakan mengenal Maya Rumantir hanya dari layar televisi saja. “Saya hanya kenal ibu Maya sebagai seorang mantan artis tahun 80-an, namun ternyata ada hal luar biasa di diri beliau yang membuat saya jadi sangat mengagumi beliau. Dan hal tersebut adalah aktivitas nyata beliau di dunia sosial melalui yayasannya Maya Bhakti Pertiwi Foundation,” ungkap Julianto.

Dia pun menjelaskan bahwa diketahuinya yayasan Maya ternyata sudah terlibat langsung memberi bantuan di berbagai daerah, salah satunya adalah keterlibatan langsung ketika Aceh dihempas Tsunami Tahun 2004 lalu.

“Dan yang belum lama ini, yayasan beliau turun langsung bekerja dan memberi bantuan ketika terjadi musibah Banjir di Kota Manado dan sekitarnya tahun 2014 lalu. Paling hebat, apa saja yang dilakukan Yayasan ibu Maya tersebut ternyata tidak dipublikasikan melalui media massa, baik cetak maupun elektronik,” jelasnya kepada BOLMONG FOX, Sabtu (21/2) pekan lalu.

Hal ini berbeda, lanjutnya, dengan tokoh lain yang ketika memberi bantuan harus membawa rombongan pers untuk meliput dan dipublikasi sebesar-besarnya. “Ini menunjukkan kerendahan hati dan niat tulus tanpa tendensi Riya (sombong) dari Ibu Maya,” ujarnya.

Julianto yang pernah memimpin berbagai organisasi kepemudaan tersebut juga meyakini terpilihnya Maya Rumantir menjadi Senator utusan Sulawesi Utara, sedikit banyak dikarenakan apa yang sudah dilakukan selama ini.

“Saya meyakini kerja sosial beliau telah melahirkan dukungan spontan kepada beliau, sehingga bisa kita lihat bersama pada masa kampanye DPD RI tahun 2014 lalu, ibu Maya tidak intens turun berkampanye ke masyarakat, tidak seperti kadidat DPD lain yang jor-joran kampanye. Akan tetapi, hasilnya, ibu Maya memperoleh suara terbanyak, yang saya yakini beliau dipilih oleh masyarakat yang pernah tersentuh langsung oleh kebaikan beliau, dan juga atas doa orang-orang tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, dukungan juga datang dari Taslim Maku, yang juga tokoh pemuda BMR lainnya yang menyukai nilai integritas Maya Rumantir. Dia mengetahui Maya Rumantir adalah tokoh bersih, selama ini belum pernah ada isu terlibat dalam kasus apapun.

“Beliau konsisten berjalan di jalur yang lurus. Saya mengharapkan, apabila beliau memimpin Sulawesi Utara, beliau bisa mengejawantahkan nilai positif yang selama ini melekat pada beliau, dan juga beliau saya yakini bisa melanjutkan program-program positif yang sudah dijalankan Gubernur sebelumnya, dan selain ibu beliau bisa melahirkan ide baru untuk Sulut yang semakin baik,” tuturnya.

Terakhir, Taslim yang berdomisili di Dumoga Raya ini menyampaikan keinginannya untuk Maya Rumantir dapat maju dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Utara untuk periode 2015-2020.

“Saya sebagai representasi pemuda BMR, khususnya Dumoga Raya menyampaikan permintaan kepada Maya Rumantir untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Utara periode depan, dan saya akan sepenuh hati mendukung perjuangan Maya Rumantir, demi Sulut yang lebih baik,” lugasnya. (mep/*)

Komisi III Dekot KK Kunjungi Dinsosnaker

Posted by Unknown | Selasa, 17 Februari 2015 | Posted in , , ,

Logo DPRD.
KOTAMOBAGU - Pengawasan kinerja dalam pelayanan masyarakat, lima personel dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu kembali blusukan. Kali ini yang mendapat giliran kunjungan yakni Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kotamobagu.

Tiba pukul 11.00 Wita, di kantor SKPD Jalan Kampus Kelurahan Mogolaing, para personel langsung menuju ke kantor Dinsosnaker yang masuk dalam jajaran penkantoran di lokasi tersebut. Mereka langsung disambut dan diterima Kepala Dinsosnaker beserta jajarannya.

Saat ini pembicaraan tengah berlangsung, dan topik hangat yang dibahas terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), KUBE, dan pengembangan BLK.

Diketahui, kunjungan tersebut dilakukan oleh personel Dekot di antaranya Wakil Ketua Komisi III Adrianus Mokoginta, bersama personel Herry Coloay, Bob Paputungan, Riana S MOkodongan dan Reggie Manoppo.



Peliput: Mendhy Paputungan.

Maya Rumantir Didukung Jadi Cagub Sulut

Posted by Unknown | Selasa, 10 Februari 2015 | Posted in , ,

Maya Rumantir.
BMR – Arus dukungan terhadap senator cantik asal Sulut Maya Rumantiir, untuk maju sebagai calon Gubernur mulai berdatangan dari Bolmong Raya. Sejumlah kalangan menilai, Maya adalah sosok yang dapat memegang amanah rakyat untuk memimpin Sulawesi Utara.

Seperti disampaikan Asrup Gilalom, dalam kapasitas sebagai tokoh pemuda Kotamobagu. “Ibu Maya punya track record yang bersih, tidak pernah ada kabar beliau terlibat dalam hal negatif. Hal ini menunjukkan kepantasan beliau untuk jadi pemimpin,” kata Asrup.

“Karena kita tahu bersama, banyak pimimpin saat ini yang tidak punya integritas. Seharusnya masyarakat sebelum menjatuhkan pilihan terlebih dahulu melihat integritas, jangan sudah diketahui pernah berkasus, tapi tetap dipilih. Aakhirnya setelah terpilih malah hanya meruska daerah. Saya punya keyakinan ibu, Maya Rumantir adalah sosok amanah yang bisa kita titipkan masa depan Sulawesi Utara,” paparnya lagi.

Sedangkan Roby Mokodongan, tokoh pemuda Bolaang Mongondow, menilai bahwa Maya Rumantir adalah wanita yang memiliki kepedulian terhadap permasalahan sosial. “Hal ini terbukti dari adanya yayasan yang ia kelolah, dan sudah banyak memberi bantuan sosial. Salah satunya pada saat musibah Tsunami Aceh Tahun 2004. Semoga apabila beliau terpilih, beliau bisa memimpin dengan jiwa sosial dan kepedulian,” kata Roby.

Senada dikatakan juga oleh Paraganti Matantu, tokoh pendidik asal Sangihe Talaud yang saat ini berdomisili di Kotamobagu. “Ibu Maya adalah sosok cerdas. Sebagai pendidik, saya menginginkan Sulawesi Utara dipimpin oleh tokoh yang betul-betul punya otak, bukan hanya oleh orang-orang yang pintar bicara tapi kinerjanya jarang terbukti. Saya percaya visi Ibu Maya untuk meningkatkan kualitas kecerdasan masyarakat Sulawesi Utara dapat beliau wujudkan. Ini untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.





Peliput: Mendhy Paputungan
Editor: Sugianto S

Ini Nama Enam Besar Seleksi Panwaslu Wilayah II BMR

Posted by Unknown | Senin, 29 Desember 2014 | Posted in , ,

BMR - Setelah melalui tiga tahapan seleksi, yakni validitas dan keabsahan berkas, ujian tertulis, dan tes wawancara yang memakan waktu sekira dua bulan, akhirnya Tim Seleksi Panwaslu Wilayah II (Boloaang Mongondow Raya) telah menyelesaikan tugas pada seleksi tahap akhir ini.


"Sekiranya, final tugas kami untuk menyeleksi hingga tahapan enam besar," ujar Sekretaris Timsel Wilayah II, Hi Wahyudin Ukoli SHI kepada BOLMONGFOX, Senin (29/12/2014).

Berdasarkan surat keputusan Tim Seleksi Panwaslu Wilayah II yang bernomor: 003/TIMSEL-WIL-II-BMR/XXI/2014, berikut nama-nama yang berhasil masuk pada tahapan enam besar di Wilayah Bolmong Raya:

Kota Kotamobagu:
1.    Amaludin Bahansubu, M. PDI
2.    Musly L. Mokoginta, SH, MH
3.    Adrian Herdy Dayoh, S.IP
4.    Sumarlin Tunggil, S.PDI
5.    Rio C. Lasabuda, SH
6.    Asram Abdjul, SE

Kabupaten Bolaang Mongondow:
1.    Erni Yusnita Mokoginta S.PD
2.    Irfanb Manangin, S.IP
3.    Tjeni M. Karauwan, S.Pd
4.    Sjamsudin K. Antuli, S.Ag, MA
5.    Sukamto Mokodompit, ST
6.    Madin Mokoginta, SH

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur:
1.    Ramadan Mamange, S.PDI
2.    Maria Ervina Damopolii, ST
3.    Hariyanto, SE
4.    Muhammad Burhanudin, S.Pd
5.    Hendra Tangel, SH
6.    Billy R. Kawuwung, S.Pd

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan:
1.    Jamaludin Lamato, S.PdI, M.Pd
2.    Mirsan M. Mokoginta, S.Sos
3.    Samheda Mohamad, S.Pd
4.    Monitha P. Mokodompit, SE
5.    Drs. Djalaludin. L
6.    Jarwadi Sirwan, S.Pd

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara:
1.    Tahar latif, S.Ag
2.    Sudurin Siehe, S.PdI
3.    Warlin Lauma, SE
4.    Ismail Yarbo, SE
5.    Patra Kapiso, S.Pd
6.    Yoab Baragung, S.Sos
==============================================





Peliput: Mendhy E Paputungan
Editor: David Sumilat

Mahkamah Partai Golkar Disebut Impoten

Posted by Unknown | Kamis, 25 Desember 2014 | Posted in , ,

Muladi.
KETUA Mahkamah Partai Golkar, Muladi, mengatakan Mahkamah Partai (MP) tidak dapat bekerja untuk menengahi perselisihan kubu Munas Golkar Bali dan Ancol. MP mengirimkan surat pada dua kubu yang berisi tiga poin penyelesaian untuk menyatukan Golkar.
"Mahkamah Partai impoten. MP belum bersidang. Kita unable, tidak mampu bersidang, karena  tidak mempunyai kebebasan dan tidak memenuhi syarat," kata Muladi di DPP Golkar, Jakarta, Rabu 24 Desember 2014.
Dia menjelaskan, ketidakmampuan dan ketidakbebasan MP dalam menyelesaikan perselisihan dua kubu disebabkan karena terpecahnya anggota MP. Muladi mengaku diklaim dari kubu Aburizal Bakrie, sementara Andi Mattalata diklaim dari kubu Agung Laksono.
"Kita tidak mungkin bersidang," ujarnya.
Selain syarat sidang MP bisa digelar minimal dihadiri tiga dari lima anggota MP, Muladi tetap mengatakan, bahwa sidang MP tidak bisa dilakukan.
"Hanya ada dua yang siap saya dan Pak Has Natabaya. Pak Aulia A, Rachman jadi duta besar Cekoslowakia. Pak Djasri Marin kubu pak Agung dan Pak Andi Mattalata jadi juru runding Pak Agung. Kita nggak mungkin bersidang," tegas Muladi.
Menurutnya, bila sidang dipaksakan dengan dua anggota MP justru akan membahayakan, di mana hasil MP tidak bisa dipertanggungjawabkan. MP kata Muladi, seharusnya dalam posisi independen dan tidak memihak kubu manapun.
SURATI DUA KUBU
Muladi menepis bahwa dia dan MP dianggap tidak bertanggung jawab karena tidak mampu menjalankan tugas dan menyelesaikan perselisihan di internal Golkar. Apalagi Menkumham sudah menyerahkan penyelesaikan masalah ini ke MP.
"Kami bertanggung jawab, semangat untuk rekonsiliasi dari daerah sampai pusat. Berharap Golkar jangan jadi dinosaurus besar di masa lalu," terang dia.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Muladi mengaku telah menyurati kedua kubu. Surat itu berisi tiga rekomendasi dari MP.
"Pertama, islah tetap diupayakan melalui perundingan yang saat ini masih berjalan. Kedua, Munas Gabungan yang dilakukan kedua kubu. Ketiga, jalur hukum," papar Muladi.

Mantan Gubernur Lemhannas ini berharap rekomendasi ketiga, yakni jalur hukum dapat dihindari kedua kubu. "Islah dan munas win-win solusi. Pengadilan win and lose. Akan ada yang sakit hati lagi nanti," imbuhnya.(vvn)

Agus Klarifikasi Pernyataan "Bodong"

Posted by Unknown | Kamis, 18 Desember 2014 | Posted in

Agus Suprijanta.
KOTAMOBAGU - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kotamobagu, Hi Agus Suprijanta SE mengklarifikasi ucapannya yang menyebut kata "bodong", yang kini telah menghangat di media massa.

"Dibilang bodong karna bersifat tidak-jelas. Dalam hal ini ada nominal sekira Rp600 juta yang tidak dijabarkan dalam program, dan hal tersebut diakui oleh mereka," jelas Agus, kepada BOLMONG FOX Rabu (17/12/2014).

Lebih lanjut, Agus menjabarkan urutan yang harusnya dilalui. "Usulan dari tiap SKPD yang diajukan kemudian diterima dengan beberapa skala prioritas. Kemudian hasil itu dituangkan dalam program KUA-PPAS dalam bentuk gelondongan. Apakah ditaruh angka atau tidak? ya terserah, yang pasti di RKA harus ada. Yang jadi masalah, di Renstra ada, PPAS tidak ada, tapi timbul di RKA, kan ini sesuatu yang tidak mungkin," jelas Agus.

Terakhir Agus memberi penekanan terhadap potensi yang mungkin muncul dikarenakan hal tersebut.

"Kalau itu tidak dikoreksi, efek luar biasanya APBD 2015 bisa tertolak karena satu kesalahan," tegas Agus.










Peliput: Mendhy Paputungan
Editor: David Sumilat

IMM: Kawal Hasil Ujian Panwaslu

Posted by Unknown | Senin, 15 Desember 2014 | Posted in ,

BMR - "Seluruh hasil tes wawancara tersebut akan kami nilai secara kolektif oleh lima tim seleksi, mulai dari tadi malam untuk mencari enam terbaik masing-masing kabupaten kota, yang nantinya akan disodorkan ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara," jelas Sekretaris Tim Seleksi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Wilayah II, Hi Wahyudin Ukoli SHI kepada BOLMONG FOX, Minggu (14/12/2014) tadi malam, ditemui usai pelaksanaan tes wawancara Calon Panwaslu.

Menurutnya, hasil tes wawancara tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim seleksi secara independen. Namun, di sisi lain, proses penilaian menuju enam besar ini, mendapat perhatian serius dari Rahmat Lantapon. Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bolaang Mongondow Raya ini mengingatkan kepada ke-lima Tim Seleksi Panwaslu Wilayah II, untuk secepatnya menyelesaikan tugasnya.

“IMM melihat bahwa proses seleksi menuju enam besar ini haruslah dilaksanakan secepatnya, dikarenakan kekhawatiran banyak pihak, jangan sampai hasil tes tersebut mengalami 'masuk angin'," sambutnya dengan lugas.






Peliput: Mendhy Paputungan
Editor: David Sumilat

Ukoli: Peserta Seleksi Panwaslu Bisa Gugur Jika?

Posted by Unknown | Selasa, 09 Desember 2014 | Posted in , , , , , ,

KOTAMOBAGU –Peserta seleksi calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) se-Bolmong Raya dianggap gugur jika tidak hadir dalam tes pekan ini. Hal ini ditekankan menjelang pelaksanaan tes tertulis pada hari Kamis (11/12/2014) oleh Tim Seleksi (Timsel) Panwaslu Wilayah II yang meliputi Kotamobagu, Boltim, Bolsel, Bolmong, dan Bolmut.

Demikian yang diutarakan sekretaris Timsel Panwaslu Wilayah II Bolmong Raya, Hi Wahyudin Ukoli SHI. Menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan aturan yang ada dan harus dipatuhi oleh setiap peserta seleksi.

"Mereka juga tidak akan lulus ke tahap selanjutnya usai tes tertulis," ungkap Wahyudin kepada BOLMONG FOX, Selasa (09/12/2014).

Sebelumnya, para peserta sudah melalui tahapan uji legalitas dan keabsahan berkas dan akan melanjutkan tahapan seleksi selanjutnya, yaitu ujian tertulis."Tes ini akan digelar di Aula Kantor Dinas Pertanian Kota Kotamobagu, hari Kamis pekan ini," lanjut Ukoli.

Dia pun menerangkan bahwa hari Senin (8/12/2014)kemarin adalah batas penyampaian tanggapan masyarakat terkait nama-nama peserta seleksi Panaslu wilayah II yang telah lulus berkas. “Kami melanjutkan dengan membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan terhadap nama-nama tersebut selama rentang waktu dari tanggal 3 hingga 8 Desember,” ujar Ukoli.

Ditambahkan Ukoli, sampai ditutupnya waktu permintaan tanggapan masyarakat kemarin, tidak ada satu pun tanggapan dari masyarakat yang masuk kepada tim seleksi. “Dan itu artinya semua yang lulus seleksi berkas berhak mengikuti ujian tertulis lusa nanti,” tambahnya.

Ukoli juga menyampaikan bahwa pengumuman tentang waktu penyelenggaraan ujian tertulis bisa dilihat pada pengumuman yang tim seleksi yang disampaikan melalui media massa. “Pengumuman terkait waktu ujian tertulis bisa peserta lihat pada media cetak, maupun online,” tutup Ukoli.









Peliput: Mendhy Paputungan
Editor: David Sumilat

Foto: Sekretaris Timsel Panwaslu Wilayah II Hi Wahyudin Ukoli SHI

Olsu: ARB Bakal Pecahkan Tiga Mitos Besar Golkar

Posted by Unknown | Rabu, 03 Desember 2014 | Posted in ,

KETUA Umum (demisioner) Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB), disebut akan memecahkan tiga mitos besar seputar partai itu. Mitos pertama telah terpecahkan, yakni Golkar tak mungkin berada di luar pemerintahan.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Jakarta Utara, Olsu Babay, dua mitos berikutnya segera terbantahkan, yakni tak ada Ketua Umum yang menjabat dua periode berturut-turut sejak reformasi dan kepercayaan bahwa tak ada Ketua Umum yang terpilih secara aklamasi atau didukung seratus persen.

Menurut Olsu, Munas IX Partai Golkar yang diselenggarakan di Bali segera menetapkan ARB sebagai Ketua Umum untuk periode 2014-2015. ARB dipastikan dipilih secara aklamasi oleh seluruh peserta Munas karena dia adalah calon tunggal.

“ARB cetak hattrick. Dalam sepak bola, artinya tiga gol dalam satu pertandingan. Ya, ARB mampu memecahkan tiga mitos besar beringin (baca: Partai Golkar) dalam satu tahun ini,” kata Olsu melalui siaran pers yang diterima VIVAnews, Rabu, 3 Desember 2014.

Olsu berpendapat, capaian ARB itu bukan dilalui dengan mudah. Banyak tantangan dan rintangan yang menghadang selama ini, mulai manuver sejumlah kader yang berupaya menarik Golkar untuk bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah, langkah politik sejumlah oknum yang mencoba mengkudeta, hembusan isu perpecahan internal, sampai insiden kekerasan fisik di kantor pusat Partai, dan lain-lain.

“ARB membuktikan diri sebagai politikus brilian setelah berhasil menepis dan melewati satu per satu  tantangan yang bisa dikatakan tak mampu dilewati atau politikus biasa,” ujarnya.

Tapi, Olsu menambahkan, posisi Golkar yang kini bersama partai politik di Koalisi Merah Putih (KMP) sebagai penyeimbang Pemerintah adalah tantang baru yang tidak mudah. Soalnya, seperti ditegaskan ARB dalam pidato politiknya, keberadaan KMP bukan untuk merongrong Pemerintah, melainkan mendukung dari luar. Kalau ada yang keliru dengan yang dilakukan Pemerintah, KMP wajib mengingatkan.

Karena itu, Golkar juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh kader. Dia meyakini ARB akan kembali merangkul sejumlah kader yang sebelumnya bersimpang jalan untuk kembali bersatu di Golkar.

“Pak ARB selalu membuka hati dan pikirannya untuk semua kader Golkar untuk kembali dalam markas besar Golkar. Hentikan perpecahan yang tidak beralasan,” ujarnya.

Pemilihan

Agenda Munas IX Golkar, Rabu, 3 Desember 2014, adalah rapat paripurna membahas laporan komisi-komisi yang telah bersidang malam tadi. Mereka membagi peserta ke dalam tiga komisi, yakni komisi A membahas organisasi, komisi B membahas politik, dan komisi C membahas kaderisasi.

Setelah itu, akan dilakukan pemilihan Ketua Umum. Sampai sekarang hanya ada calon tunggal dengan dukungan nyaris seratus persen sehingga hampir dipastikan dilakukan secara aklamasi. Berdasarkan jadwal, agenda pemilihan Ketua Umum akan dilakukan pada pukul 14.00 WITA.

"Aklamasi itu juga demokrasi. Jangan lupa, pemilihan Demokrat di Amerika Serikat kepada Obama untuk menjadi capres juga aklamasi," kata Fadel Muhammad, Wakil Ketua Umum demisioner. (vvn)

KMP Tolak Perpu Pilkada, Petinggi Demokrat: Mereka dengan Enteng Ingkari Janji

Posted by Unknown | | Posted in ,

NASIONAL - Koalisi Merah Putih (KMP) menyatakan sikap menolak Perpu Pilkada Langsung yang dikeluarkan SBY saat menjadi presiden. Padahal dalam perjanjian politik seperti yang dikicaukan SBY dalam akun twitternya KMP akan mendukung Perpu itu.

"Itulah ciri yang membedakan kami dengan mereka. PD selalu memegang dan menepati janjinya apalagi untuk hal yang sangat prinsip seperti pelaksanaan hak demokrasi rakyat dalam Pilkada langsung," jelas Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, Rabu (3/12/2014).

"Sementara mereka dengan enteng mengingkarinya. Kami serahkan rakyat menilai dan mengadilinya," jelas Amir.

Amir menegaskan, komitmen Partai Demokrat sudah jelas. Demokrat ingin rakyat memilih langsung kepala daerah mereka.

"Insya Allah, kami akan terus berjuang menjelaskan secara terbuka dan transparan agar rakyat memahami," tutupnya. (dtc)



Posting: Saputra

Dicalonkan Kembali Jadi Ketum Golkar, Ini Syarat ARB

Posted by Unknown | Minggu, 30 November 2014 | Posted in ,

Aburizal Bakrie.
KETUA Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie yang akrab disapa ARB mengatakan, dia secara pribadi tidak mencalonkan diri dalam Munas IX di Bali yang digelar pada 30 November 2014 hingga 3 Desember 2014. ARB hanya menyatakan bersedia apabila dicalonkan.

"Saya nggak maju, diminta," kata Aburizal di Hotel Westin Bali, Senin 1 Desember 2014.

Aburizal mengungkapkan, saat diminta para ketua DPD untuk kembali memimpin Golkar selama dua periode itu, dia menyatakan kesediaannya bila didukung sebanyak dua pertiga DPD. "Pokoknya, kalau lebih dari dua pertiga. Lebih dari 75 persen," ujarnya.

Ketika ditanya berapa persentase dukungan yang telah diperolehnya, ARB hanya menjawab singkat. "Saya nggak tahu, setahu saya sih 95 persen," katanya. (vvn)

Dewan Turun Tangan Soal PT Temtry

Posted by Unknown | Senin, 24 November 2014 | Posted in , ,

Ishak Sugeha
KOTAMOBAGU – Dewan Kotamobagu turun tangan, menyikapi aksi penagihan jasa keamanan oleh PT Temtry kepada pelaku usaha di Kotamobagu. Hal itu sebagaimana dikatkan oleh Ir Ishak Sugeha, yang juga adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kotamobagu.
Ditemui di kediamannya di Kelurahan Biga Kotamoagu, Minggu (23/11), Ishak menegaskan bahwa instirusi resmi di negara ini yang berwenang soal keamanan adalah Polri, TNi. Dan untuk pemerintah adalah Satuan Polisi Pamong Praja.
“Secara kewilayahan, yang bertanggung jawab menjaga keamanan adalah Polisi yang dibantu oleh TNI, sedangkan dari sisi Pemkotada Satpol PP yang bertanggung jawab menarik retribusi,” terang Ishak Sugeha.
Menurut anggota dewan dua periode ini, siapapun harus mengikuti aturan tersebut. Sedangkan terkait dengan khabar PT Temtry yang melakukan pemungutan jasa keamanan kepada pelaku bisnis di Kotamobagu, Ishak mengatkan bahwa seua harus ada regulasi. Dan tidakboleh satu kelompok atau organisasi elaukan pungutan kepada masyarakat tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat.
“Siapapun dia, haruslah mengikuti aturan yang berlaku. Ada regulasi yang jadi rujukan, sehingga tidak bisa suatu kelompok yang serta-merta melakukan pungutan. Sah-sah saja mereka melakukan itu, yang penting harus sesuai aturan”, terangnya.
Ishak menambahkan, apabila ada tumpang tindih  kewenangan atau menimbulkan keresahan, DPRD bisa saja memanggil PT Temri, “Terkait inisiatif DPRD Kotamobagu untuk memanggil PT. Temri, apabila ada tumpang tindih kewenangan atau menimbulkan keresahan maka DPRD Kotamobagu akan memanggil untuk mencari apa motivasinya”, tutup Ishak.(mep)

Pemuda BMR Gelar Dialog Terkait Perjuangan P-BMR, Sepakat Bentuk PRESNAS

Posted by Unknown | Minggu, 16 November 2014 | Posted in ,

KOTAMOBAGU - Pemuda yang tergabung dalam Presidium Pemuda KNPI PBMR (P2KP), menggelar dialog bersama yang dihadiri oleh Wakil ketua Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Benny Ramdhani dan dari Direktorat Kementrian Dalam Negeri, Endarto, Kamis 13/11 di warung Kopi Korot Jalur Dua Kotamobagu.

Diketahui, wakil Ketua Komite 1 DPD-RI, Beny Ramdhani salah satu putra terbaik BMR yang ada di Senayan, bersama rombongan anggota DPD-RI berjumlah sembilan orang, tiba dikotamobagu sekitar pukul 16.30 wita, dan malam harinya melaksanakan pertemuan bersama seluruh Kepala Daerah yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR), di Aula Rumah Dinas Walikota Kotamobagu yang juga untuk membahas Calon Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR). Selanjutnya Beny Ramdhani bersama Endarto, menghadiri diskusi yang digelar pemuda tersebut.

Inisiator Komite Rakyat P-BMR, Sehan Ambaru SH, mengatakan bahwa kesimpulan dalam dialog yang dimulai pukul 11.00 wita sampai 03.30 Dini hari, adalah membentuk Presedium Nasional (Presnas) yang diharapkan mendapat dukungan oleh lima kepala Daerah di BMR, dan juga Panitia P-3BMR, "Diskusi pemuda menyimpulkan bahwa perjuangan P-BMR dilakukan dengan tetap mengacu pada dasar PP 78 Tahun 2007. Dimana untuk targetnya, adalah loby politik tingkat Nasional dengan cara presure politik tingkat lokal sulut dan Nasional Jakarta. Harapan pemuda untuk terbentuknya Presnas ini adalah merupakan tonggak sejarah perjuangan, alasanya karena perjuangan PBMR itu bukan lagi ditingkat Lokal akan tetapi sudah di tingkat Nasional," ungkap Ambaru.

Dialog yang dihadiri oleh kelompok pemuda di lima kabupaten dan satu Kota, serta sejumlah Mahasiswa BMR, itu pun mendaulat Beny Ramdhani sebagai ketua Presedium Nasional namun Beny Ramdhani belum mengiyakan permintaan tersebut, "Bung Beny belum mengiyakan karena katanya masih berkomunikasi dengan Bung ADM serta mba' YSM. Kami menyepakati untuk format presidium akan dipatenkan pada masa reses bulan desember nanti yakni tiga "panglima" BMR yang ada di Senayan, yaitu Bung Beny Ramdhani (BRANI), Bung (Aditya Anugerah Moha (ADM) dan Ibu' Yasti Soepredjo Mokoagow (YSM), sebagai presedium nasional di Jakarta dan dibawahnya adalah tim kerja yang terdiri dari element pemuda serta mahasiswa untuk mengawal semua aktivitas loby dan aksi presure dijakarta, maupun di BMR." Jelas Sehan Ambaru bersama Deklarator Presidium Pemuda/KNPI Persiapan PBMR (P2KP) Anhar Pasambuna ST.

Sehan bersama Anhar Pasambuna juga menambahkan, bahwa dibutuhkan peran serta semua elemen dan tokoh-tokoh yang ada untuk berjuang bersama, "Nantinya Presnas ini dapat maksimal, sebap sudah menjadi perjuangan bersama dan bukan lagi bersatu-satu. dukungan seluruh pemangku kebijakan sangat penting, untuk bisa bersinergi mewujudkan perjuangan ini bersama, mudah-mudahan akhir tahun ini Presnas sudah paten terbentuk dan awal tahun depan, akan mulai bekerja bersama-sama," jelasnya.
Diwaktu yang berbeda anggota DPR-RI yang juga salah satu putra terbaik BMR, Aditya Anugrah Moha (ADM) kepada BOLMONGfox.com, mengatakan bahwa perjuangan untuk pembentukan calon Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) tinggal butuh dorongan semua stakeholder, "Semua gerakan untuk pembentukan PBMR se-dari awal sudah baik, tinggal semua butuh dorongan bersama stakeholders. Soal teknis, ini penting dibicarakan lagi bersama, karena proses PBMR penting untuk dibahas secara subtansif dan terukur. Pada prinsipnya demi kebaikan dan spirit terbentuknya PBMR saya yakin semua anak Negeri akan siap sedia berjuang dan bekerja," ungkap ADM, 16/11-2014. via Black Berry Mesenger (BBM).


(Ade Putra)

Popular Posts