Headlines

Jembatan Dikeluhkan Warga, Aleg ‘Blusukan’

Posted by Unknown | Rabu, 25 Maret 2015 | Posted in , , , ,

Herry Frangki Coloay SE.
KOTAMOBAGU – Sebagai wakil rakyat, sudah pada tempatnya apabila anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menjadi tempat pengeluhan warga masyarakat.

Hal ini seperti yang terjadi pada Herry Frangki Coloay SE yang mendapat keluhan dari warga Kelurahan  Gogagoman tepatnya di kompleks Katulidan. Mereka mengeluhkan fasilitas jembatan penghubung yang belum tersedia.
Disampaikan Herry kepada BOLMONG FOX, Selasa (24/3) kemarin, warga kompleks Katulidan menghubungi dirinya dan meminta agar dapat meninjau jembatan penyeberangan yang ada di daerah mereka.

“Ada laporan dari warga Katulidan terkait akses jembatan di daerah mereka yang kondisinya memprihatinkan. Warga di kompleks tersebut ingin saya meninjau dan memfasilitasi, memperjuangkan kebutuhan mereka akan akses jalan dan jembatan,” ujarnya.
Sekretaris Komisi III DPRD Kotamobagu tersebut, kemudian ditemani sejumlah awak media melakukan kunjungan ke wilayah itu. Pada kunjungan tersebut, Herry berdiskusi dan menanyakan keinginan warga. Sekembalinya ke kantor DPRD Kotamobagu, Herry menyebutkan, dirinya telah memahami keinginan warga Katulidan, dan dirinya akan mencoba memberikan solusi.

“Jadi mereka ingin akses jalan dan jembatan untuk menghubungkan dua daerah Katulidan atas dan Katulidan bawah, yang selama ini mereka selalu melalui jalan memutar,” ujarnya.

Ditambahkan politisi Partai Gerindra tersebut, dirinya akan coba mengusulkan keinginan warga tersebut agar bisa diperjuangkan oleh DPRD Kotamobagu. “Saya akan coba tawarkan untuk dimasukkan ke APBD Perubahan,” pungkasnya. (mep)

“Bayiku Bukan Monster, Tolong Pengertiannya”

Posted by Unknown | Senin, 09 Maret 2015 | Posted in , ,



MENYALURKANkreativitas tak seharusnya melukai hati atau perasaan orang lain. Sebagai pengguna internet, kita pasti sering mengedit foto atau membuat meme-meme lucu. Tapi kita juga tak boleh sembarangan. Jangan sampai foto yang kita edit malah membuat hati orang lain terluka.
Seorang ibu mengung
kapkan rasa terlukanya ketika banyak pengguna internet yang menciptakan meme dari foto putrinya. Dilansir dari mirror.co.uk, sang ibu Mariah Anderson memiliki seorang bayi perempuan yang lahir dengan sindrom Chromosome Two Duplication.Sindrom ini merupakan kondisi genetik yang langka dan bisa menghambat kemampuan motorik serta mengurangi harapan hidup.
Karena kondisinya tersebut, bayi Mariah yang bernama Kyra Pringle memiliki wajah yang berbeda dari bayi lainnya. Ketika foto Kyra tersebar di dunia maya, banyak netizen yang usil membuat meme dari foto tersebut. Dan hal itu membuat Mariah sedih, "Dari semua hal yang kalian bicarakan tentang putri saya, yang pasti ia bukan monster tetapi putri tercinta saya," ungkap kesedihan Mariah.
Sindrom Chromosome Two Duplicationbaru-baru ini hanya bisa ditemukan dan umumnya didiagnosis ketika masih kecil. Dari 120 kasus, hanya sekitar separuhnya saja yang bisa bertahan hidup hingga usia di atas 12 tahun.
Linda Pringle, nenek Kyra mengungkapkan, "Untuk semua orang di luar sana dan melakukan hal-hal yang melukai perasaan dan berpikir bahwa foto Kyra ini lucu, tolong ini bukan lelucon. Kyra juga seorang makhluk bernyawa, ia seorang anak, seorang bayi."
Sebagai seorang ibu, Mariah pasti merasa sedih ketika foto putrinya malah dijadikan bahan lelucon. Ladies, kita doakan saja agar Kyra bisa tumbuh jadi seorang putri yang sehat dan bahagia, ya.(vlc)

Penembak Jitu Tatang Koswara Dimakamkan

Posted by Unknown | Selasa, 03 Maret 2015 | Posted in , ,

                                                                                 
Suasa pemakaman Jenazah Tatang Koswara. (f:lpt)
JENAZAH Peltu TNI (Purn) Tatang Koswara dimakamkan di TPU Sayuran di Jalan Sayuran, Kelurahan Cangkuang, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2015).

Pemakaman salah satu sniper terbaik dunia ini dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB dengan dihadiri puluhan keluarga, kerabat dan masyarakat setempat.

Prosesi pemakaman dilakukan secara militer dengan dipimpin inspektur upacara Kapten Dadiya Skogar 42 TNI AD. Secara simbolis letupan senjata mengiringi saat jenazah yang dipayungi bendera merah putih masuk ke liang lahat.

Anak ketiga Tatang, Tubagus Abdi Yudha, mengatakan awalnya rencana pemakaman akan dilakukan di TPU Cikutra Kota Bandung. Namun setelah berembuk, keluarga memutuskan untuk memakamkan almarhum di TPU Sayuran yang jaraknya dekat rumah.

"Di Cikutra penuh. Kemudian disarankan untuk dimakamkan di Padalarang. Namun ibu menolak karena terlalu jauh. Akhirnya keluarga memutuskan untuk dimakamkan di TPU Sayuran," kata Yudha saat ditemui sebelum proses pemakaman.

Tatang Koswara meninggal dunia Selasa 3 Maret malam di Jakarta setelah mengikuti talkshow Hitam Putih yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier. Tatang meninggal pada usia 68 tahun akibat penyakit jantung yang dideritanya. (lpt)

Tatang Koswara, Meninggal Dunia Usai Siaran 'Hitam Putih'

Posted by Unknown | | Posted in ,

Tatang Koswara saat terjatuh di acara 'Hitam Putih' (mtb)
SOSOK - Tatang Koswara, veteran TNI AD yang termasuk 14 penembak jitu terbaik dunia meninggal dunia usai siaran langsung tayangan 'Hitam Putih' yang dipandu Host Deddy Corbuzier.

Veteran TNI AD yang pensiun pada Tahun 1994 dengan pangkat terakhir peltu itu meninggal karena serangan jantung.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Bapak Tatang Koswara memejamkan mata tuk terakhir kalinya.#hitamputihberduka," kata Deddy Corbuzier dalam akun twitter @corbuzier semalam.

Veteran yang masuk tamtama pada 1966 ini bertugas di Timor-Timor sejak 1975. Saat itu, ia menjadi sniper paling ditakuti musuh. Di Timor Timur, Tatang menjalankan misi operasi yang bernama Baratayuda, perang terbuka langsung dengan Fretilin.

"Beliau meninggal setelah menceritakan semua perjuangannya pada kita di Hitam Putih hari ini. #hitamputihberduka," tulis mentalist berkepala plontos ini.

"Sebelum meninggal beliau berkata pada saya: `darahku di merah putih`. sejenak setelah itu beliau terkena serangan jantung. #hitamputihberduka." tutup Deddy. (drm)

Nilam yang Membawa Berkah

Posted by Unknown | Senin, 30 Juni 2014 | Posted in ,

Salimin Paputungan Jadi Jutawan Karena Menanam ‘Rumput’ Ini

Bolmong – Rumput. Begitu banyak orang menyebut jenis tanaman ini saat pertama kali dibudidayakan di wilayah Bolmong dua tahun silam. Namun berkat rumput ini, Salimin Paputungan mampu memboyong keluarga berumroh di Tanah Suci, Mekkah. Pun menjadikan petani asal Desa Maelang Kecamatan Sang Tombolang ini sebagai jutawan baru di Bolmong Raya. Rumput ini bernama latin Pogostemon Cablin Benth alias tanaman Nilam.

Ya, dua tahun silam, Salimin mengaku pernah mendengar cerita tentang keunggulan tanaman nilam dari seorang kerabat. Khabarbnya untuk bahan baku pembuatan minyak wangi berkelas hingga bahan dasar obat antibiotik. Sehingga harganya pasti mahal. Tapi buktinya belum ada, apalagi mengetahui siapa yanga kan membeli.

Kondisi tersebut membuat suami dari Hindun Dohmi yang memiliki dua anak dan satu cucu ini, jadi penasaran. Tapi juga masih ragu apa benar informasi tadi. “Hingga akhirnya,  pada suatu malam saya menonton acara Golden Way di Televisi yang dibawakan oleh Mario Teguh. Di situ saya terinspirasi oleh petuah Mario Teguh yang mengatakan ‘Kalau Engkau tidak berani mencoba, maka engkau tidak akan pernah tahu’. Ini yang mendorong saya mencoba menanam nilam,” tutur Salimin saat bertandang di dapur Bolmong fox, Jumat malam lalu.

Dikisahkan,  ia pun meminta bibit nilam dari seorang kerabat di luar provinsi. Dan mencoba menanamnya. “Saat itu saya mencoba menanam 27 pohon saja. Di lahan yang sangat kecil,” ungkap Salimin saat itu didampingi asistennya Nawe Mokodompit.

Dari 27 pohon tersebut, hasilnya tak langsung dijual, melainkan kembali dibuat bibit. Dan apa yang terjadi saat ini, hanya berselang dua tahun, pohon tanaman nilamnya telah mencapai lebih dari 100 ribu, yang ditanam di lahan enam hektar.

Kondisi ini langsung menyulap kehidupan keluarga petani ini. Awalnya memang dia baru menjual gabah nilam kering, namun karena produksi meningkat, sementara harganya pun mulai membaik, Salimin berhasil merakit sendiri mesin penyulingan sendiri.

Mau tahu hitung-hitungannya? Dalam satu hektar bisa menghasilkan 6 ton gabah. Gabah ini kalau disuling menghasilkan 25 kilogram minyak nilam yang siap dipasarkan dengan harga Rp 500-an ribu per kilogram. “Tapi sekarang kami melakukan panen setiap hari, sekaligus menyulingnya. Hasilnya lumayan juga sampai 15 kilogram minyak nilam per hari,” ungkapnya.

Hasil produksi tersebut, lanjut dia diyakini masih akan terus bertambah karena dia dan kelompoknya terus memperluas lahan penanaman nilam.

JADI INSPIRATOR

Manfaat tanaman nilam ini bukan hanya dinikmati oleh Salim dan keluarganya saja. Sebab dia pun banyak memberi bantuan berupa bibit kepada petani untuk dikembagkan. Karena itu, oleh banyak petani nilam sukses di Desa Maelang dan sekitarnya, Salimin disebut sang Inspirator bagi kesejahteraan rakyat.

Benar juga. Tanaman Nilam telah memperbaiki ekonomi dan taraf hidup sangat benyak petani. Mereka tidak kesulitan lagi secara ekonomi saat memasuki bulan Ramadhan tahun ini, bahkan saat merayakan Idul Fitri nanti.

Bukan hanya di desanya, Salimin juga sempat menginspirasi seorang kakek di Bolang Itang tahun 2013 lalu. Kakek ini kerap menjadi buah bibir warga sekitar, karena dianggap hanya menanam rumput tak berguna. Sampai akhrinya kakek itu bertemu dengan Salimin.

“Saat itu juga, saya langsung membantu panennya. Keesokan harisnya, setelah dijemur, langsung saya timbang. Waktu itu gabah nilam dibeli Rp 2500 per kilogram. Dan setelah ditimbang, jumlanya cukup banya juga. Saya membayar Rp 800 ribu kepada kakek itu,” ujarnya.

Seketika warga yang turut menyaksikan pembelian tanaman yang awalnya dikira ‘rumput’ itu jadi tertarik untuk membudidayakan nilam. Kakek itu pun, saking senangnya, lalu mensedekahkan Rp 300 ribu dari penjualan pertama nilamnya kepada warga yang menyaksikan penjualan perdana.

“Sekarang, kakek itu telah membuka lahan puluhan hektar di Bolsel, untuk menanam nilam. Karena lahan dia di Bolmut hanay pinjaman dan telah dikembalikan kepada empunya,” kata Salimin.

Inspirasi lainnya yang dipastikan akan berguna untuk masyarakat Petani khususnya di calon Provinsi Bolmong Raya, adalah jangan pernah berhenti mencoba. Usia boleh tua, tapi kreativitas harus tetap mudah.

“Kalau saya, hanya berpesan seperti nasihat Mario Teguh. Bahwa harus berani mencoba. Sebab kalau kita tidak mencoba, maka kita tidak akan pernah tahu,” tutup dia dalam wawancara khusus dengan Bolmong fox.(tof)

Popular Posts